9 Hal Terbaik Sepanjang Tahun 2016

23.09.00


Ngga terasa ya kali ini uda di penghujung tahun 2016.
Banyak hal yang udah aku lalui di tahun ini, suka dan duka, cinta dan persahabatan, kesuksesan dan kegalagan, dan pembelajaran lainnya yang jadi bekal buatku untuk lebih baik lagi.

Aku bersyukur banget banyak kejutan dan hal-hal yang ngga pernah aku pikirkan bisa terjadi, dan kali ini aku mau berbagi 9 Hal Terbaikku Sepanjang Tahun 2016 ini.

1. Merayakan Tahun Baru Bersama Keluarga Setelah 3 Tahun....

Hidup jauh dari keluarga memang ngga mudah, apalagi anak rumahan kayak aku ini.
Ngga pernah kepikiran deh kalo aku bakal dibuang sama mamak bapakku ke Pulau Dewata.
Yah, mau cemana lagi lah, kemarin itu aku gagal sebagai anak, ngga bisa jagain lilin pas bapak kerja, jadi ketahuan deh. Maap ya pak. Eh, ngga deng, bercanda.

Kuli(ah) dan kerja disini emang sadis yak, suasananya ngebuat aku lupa sama sesuatu yang dinamakan dengan "Rumah".
Tapi, suasana rumah itu bakal terasa banget pas moment Natal dan Tahun Baru karna aku yang biasanya ngumpul bareng keluarga di malam natal tiba-tiba harus ngelewatin itu sendiri. Sedih? Iyalah, tapi syukurnya masih bisa nelpon keluarga disana yang buat hati ini jadi adem.
Awalnya itu emang ngga mudah, tapi lama-lama aku mulai terbiasa jauh dari keluarga.

Dan akhirnya, setelah hampir 3 tahun, aku bisa juga ngerayain tahun baru bareng keluarga, apalagi tahun ini aku bisa ngerayain bareng keponakanku yang baru pertama kali aku liat sejak setahun lebih dia ada ditengah-tengah keluarga kecil kakak dan abang iparku.Yes! Awal tahun yang luar biasa walaupun aku  harus menutup tahun 2016 ini dengan sendiri (lagi).

My wonderful family!

2. Semeru, Road Trip terjauh seumur hidupku

Kelen pernah dengar ngga kalimat "selagi muda, lakukanlah hal yang belum pernah kamu lakukan, setidaknya sekali seumur hidup"?
Dan kalimat sederhana itu jadi pemacuku untuk mencoba hal yang ngga pernah aku lakukan sebelumnya, yaitu Road Trip dari Bali sampek basecamp pendakian Semeru di Tumpang-Malang.
Mungkin ini terdengar biasa untuk kelen yang udah terbiasa ikut touring, berkendara jauh memacu kendaraan di jalan, tapi bagiku, anak rumahan yang biasanya nongkrong dan nonton tv, ini pengalaman luar biasa yang pernah aku lakukan.
Bukan hanya tentang jarak terjauh yang harus aku tempuh atau 18 jam nonstop berkendara dari Denpasar, tapi banyak cerita, pelajaran dan kejutan di tiap meter perjalanan yang aku tempuh.
Dan road trip kemarin sekaligus mengubah gaya perjalananku yang harus sesuai dengan itinerary menjadi pejalan yang flexible dengan tempat yang mau dituju. Dari sana juga aku belajar bahwa sometimes unplan is the best plan.
Kalo kelen mau road trip kabarin yak, kali aja cocok, yakan! 
Cant wait for the next road trip! 

Tim Rakum yang ranum!
(Baca juga: Mendaki ke Semeru)

3. Mendaki Gunung Agung bersama pasukan semprul

Apa pengalaman kelen yang paling berkesan pas naik ke Gunung Agung???
Pemandangannya???
Puncaknya???
atau cerita mistisnya???
Ah, keknya mainstream kalo itu.
"Ah, sok kali ko di, sok paling oke"
Eits, sabar dulu anak kuda, biar ku kasi tau pengalamanku yang paling berkesan dari mendaki Gunung Agung kemarin.
Kelen mau tau hal yang paling berkesan dari pendakian ke Gunung Agung kemarin? Boker!
Yap! Aku boker di puncak gunung agung, bukan suatu kesengajaan atau kebanggaan, tapi suatu panggilan "alam" yang harus dituruti.

Dan boker kemarin itu bokerku paling mahal dan paling mewah karna aku bisa ngeliat gunung batur, batukaru, sama abang (kalo ngga salah) dalam satu waktu bersamaan.
Ngga cuman itu, boker kemarin itu boker yg paling ribet karna ada angin badai diatas.
Untung aja eeqnya ngga terbang. Cak kalo dia terbang, kan ntar dipikir ada sosis terbang, diphoto dan jadi viral. Fakkk!!!! Eeqku jadi viral!

Dan, di pendakian ke Gunung Agung kemarin ngebuat aku tau yang mana pendaki yang cuman nyari eksistensi dan yang mana mendaki dengan sebuah esensi.
Thank you AZEkin Family! You guys never dissapointed! Im so proud having you guys! See you in the next adventure.
 
Pasukan asoyyyy. Roarrr!

 4. Menang Lomba dan Liburan ke Mentawai


-There is the will, there is the way-

Setiap orang pasti punya mimpi kan?
Gitu juga samaku, salah satu impianku itu ya liburan ke Mentawai.
Dan ngga nyangka banget kalo pertengahan tahun 2016 kemarin itu kesempatan yang diberikan buat aku bisa wujudkan impianku untuk berkunjung dan ngerasain langsung kehangatan masyarakat Mentawai di Pulau Siberut.

Berawal dari lomba menulis artikel yang diadakan oleh Skyscanner, aku iseng-iseng ikut di hari terakhir lomba dan mulai buat konten yang dilombakan.
Ngga nyangka banget dari konten nyeleneh dan gaya penulisan yang masih kental dengan logat Medan aku bisa terpilih dan menang lomba.
Dan pengalaman liburan ke Mentawai kemarin paten kali lah pokoknya. Pengalaman yang harus kelen rasakan sendiri pokoknya! Mentawai emang gokil! A place must visit before die.

Tim Slowwww

(Baca juga: Liburan ke Mentawai)

5. Jadi bagian dari keluarga Akademi Berbagi Bali

Aku termasuk orang yang percaya bahwa salah satu faktor kesuksesan itu dateng dari relasi atau networking.
Itu ngga cuman teori kok, aku bilang gitu karna aku uda ngerasain sendiri the power of networking itu sendiri.
Ngga kehitung deh berapa banyak keajaiban yang dateng karna adanya sebuah relasi, mulai dari liburan murah meriah ke Riung, Ngada, makan gratis plus kenalan sama anak tetangga yang cakep sampek nginep gratis di basecamp petugas Taman Nasional Kelimutu, Ende pun karna adanya relasi. Alamak! Ngga terhitung lah pokoknya.

Nah, karna itu juga yang ngebuat aku suka ketemu dan gabung sama banyak komunitas, khususnya komunitas yang berbau travelling.
Cuman, seiring berjalannya waktu aku mulai jenuh karna paling kegiatannya ngumpul, ngobrol dan ngetrip. Aku uda nyampek di fase aku harus bisa bermanfaat bagi orang sekitarku dengan apa yang aku punya.

Jadi, kemarin itu aku liat postingan temen di ig kalo Akber Bali  lagi ada open recruitmen relawan. Yodah, aku daftar, ikut wawancara dan akhirnya bisa bergabung sama Akademi Berbagi Bali.
Awalnya agak canggung pas pertama gathering Akber Bali kemarin. Tapi, seiring berjalannya waktu uda ngga terlalu canggung lah.
Oiya, yang ngebuat aku suka sama Akber Bali itu karna semua kelas yang diadakan itu gratis!
Ngga cuman itu, kelasnya juga beragam, mulai dari kelas wirausaha, kelas motivasi , kelas beasiswa, kelas biro jodoh sampek kelas memutihkan kulit juga ada. Cek ig kita sissssstttt!

Yang ngga kalah keren itu, kelasnya ngga kaku, materi yang diibawa itu asyik loh, lebih asyik dibandingkan ko jalan sama mantan, eh.
Kalo kelen tertarik, kelen bisa cek langsung instagramnya @akberbali

Akber Bali. Credit to Bang Candra

6. Suksesnya Tourism Field Study Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua

Sekarang ini aku masih kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, salah satu kampus pariwisata di Bali.
Setiap kampus atau universitas pasti punya program Kuliah Kerja Nyata atau KKN kan?
Nah, kayak gitu juga dikampusku, di program studiku ada program tahunan untuk mahasiswa semester 7, namanya Tourism Field Study atau TFS.
Jadi, di TFS ini kami dibagi jadi 3 kelompok untuk melakukan suatu penelitian, dan kalian yang udah pernah KKN pasti tau kan gimana rasanya di php-in dosen dan susahnya nyari data ke instansi terkait, belum lagi kami diharuskan mempublikasikannya ke dalam seminar dan pameran. Fakkk! Semuanya harus kami kerjakan secara mandiri!
Berat??? Ya iyalah!!! Meski banyak gesekan dan hambatan, akhirnya kami bisa ngelewatin semuanya. Yes! We've passed it my best and im so proud to all my classmate, MKP 2013 yang selalu solid bahkan sejak pertama kali ketemu.
Huh, jadi kangen kelas.
Selamat ya MKP 2013!
Sampai ketemu di wisuda tahun depan.
#MKP2013WisudaBareng2017. Amin

My badassss!

7. Liburan Bareng  Sama si Doi

Setiap orang pasti punya yang namanya Fakk Moment, dimana hari-hari terasa berat dan sepi.
Dan pas TFS kemarin itu rasanya berat dan sepi banget, hati ini hampa, kosong, butuh hiburan dan semangat. Anjay! Ini Lebay.

Jadi, ditengah kesibukan TFS kemarin, dia dateng ke Bali buat bantuin aku dan liburan bareng disini. Ciye..Ciyeeeee yang disamperin

Hm, lumayan lah ada yang masak sama cuci piring, ngga perlu capek-capek lagi kalo mau makan, tinggal duduk manis, semua uda siap sedia, baju sama rumah pun udah bersih. Paten kali kan???
"Alamak kejam kali bah, itu pacar atau pembantu di???"
Keduanya, puas ko!

Thank you and see you in the next journey, yo!

Thanks and See you again, yo!

8. Lahirnya Semenit Bicara Project

Sebenarnya ini project iseng-iseng tapi bertanggung jawab.
Semenit Bicara itu adalah sebuah project yang aku baru aja kemarin aku realisasikan. Sebuah project yang bercerita lewat video di media sosial instagram dan facebook mengenai manusia dan cerita dibaliknya, ini lebih ke hal-hal yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari, kayak kemarin, perjuangan petugas kebersihan yang bekerja dan mengabdi untuk kenyamanan kota. Perjuangan mereka luar biasa! Paten lah pokoknya.

Sebenarnya uda lama banget aku pengen buat project ini. Hal yang mendasari aku ngebuat project ini sederhana, sering banget aku denger hal-hal sederhana yang dikeluhkan orang-orang sekitarku, kayak "Ih males ah makan, menunya itu-itu aja, bosen!" Fakkkk! Orang-orang kayak ini keknya perlu dikirim ke Zimbabwe biar dia tau kalo buanyaaak bangettttt orang diluar sana yang hidupnya jauh dari kata "hidup", jangankan buat makan, bisa bernafas aja uda suatu anugrah untuk mereka.
Nah, karna itu aku pengen buat project ini. Aku ngga berharap project ini diterima semua orang, aku pengen project ini bisa jadi alarm untukku, untuk selalu bersyukur disetiap waktu.

( Cek selengkapnya di @semenitbicara )

Project baru coyyy!

9. Road Trip ke Lombok

Lombok memang selalu jadi tempat yang penuh warna, meskipun aku uda pernah ke Lombok sebelumnya, tapi perjalanan kemarin itu salah satu perjalanan yang aku impikan sebelumnya, mengunjungi lombok dengan sepeda motor bututku.

Lombok ngga cuman tentang keindahan aja, lombok juga kaya akan keramahtamahan orangnya.
Kalo kelen masih berpikir bahwa lombok itu destinasi yang penuh kejahatan dan kriminal, ngga juga kok! Lombok itu juga banyak orang-orang baiknya!

Bagiku, pelajaran paling berharga dari perjalanan kemarin itu bukan tentang indahnya Bukit Merese atau putihnya pasir di Pantai Tanjung Aan, tapi tentang keramahtamahan orang-orang yang aku temuin sepanjang perjalanan, khususnya orang-orang di Rumah Singgah Lombok Backpacker yang uda kayak keluarga sendiri.
Meski baru ketemu sehari, tapi kita bisa saling melengkapi.
Makasih banyak mamak, bapak dan semua teman-teman di Rumah Singgah Lombok Backpacker! Sehat-sehat ya mak, pak! Semoga masih diberi kesempatan untuk berkunjung kesana lagi. Amin!

Matur Tampi Asih Lombok!
Terimakasih banyak Lombok!


Tim Slow Ajahhh

Sebenarnya banyak banget hal-hal yang aku lewatin tahun ini, cuman yang ke-9 itu yang paling berkesan, dan kalo ngomongin resolusi di tahun 2017, aku ngga mau yang aneh-aneh, cukup fokus sama apa yang uda dikerjakan sekarang dan jangan cuman jadi pemimpi, tapi aku mau perbanyak aksi karna negri ini terlalu banyak pemimpi hebat yang masih nyaman dengan tidurnya sampek dia lupa kalo dia harus bangun dan beraksi serta menjadi orang yang berprestasi dalam hidupnya.


Selamat Tahun Baru ya!
Semoga Tahun 2017 semakin banyak kejutan dan perkembangan yang baik untuk kedepannya!
God bless you all!

You Might Also Like

0 komentar

©CeritaSiTongat 2014.. Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

Kedan Awak!

Translate